• Home
  • interior
  • Desainer Interior Vs Dekorator Interior-apakah Mereka Melaksanakan Layanan Yang Sama?

Desainer Interior Vs Dekorator Interior-apakah Mereka Melaksanakan Layanan Yang Sama?

Desainer Interior Vs Dekorator Interior-apakah Mereka Melaksanakan Layanan Yang Sama?

Mungkin kamu tak punya waktu maupun bakat untuk kembali mengerjakan ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, maupun ruang pamer bisnis kamu serta kamu siap untuk menyewa seorang profesional kreatif. Apakah kamu mencari desainer interior maupun dekorator interior? Untuk ini, apakah mereka berdua melaksanakan hal yang sama serta apakah berarti siapa yang kamu pekerjakan?

Dalam dunia desain serta hiasan, jasa kontraktor design interior yang dilakukan tak sama. Sedangkan seorang dekorator mungkin mempunyai kepandaian serta keterampilan luar biasa dalam memilih corak, furnitur, aksen, serta tekstur yang menonjolkan diri kamu yang sesungguhnya, seorang desainer bisa melaksanakan hal yang sama. Namun, seorang desainer kerap mempunyai bakat kreatif untuk kerja dengan struktur arsitektur di dalam bangunan maupun ruang tamu yang tak didekorasi oleh seorang dekorator.

Seandainya yang ingin kamu lakukan ialah mendapatkan bantuan profesional untuk memilih skema corak baru untuk kain serta dinding yang dicat, maka kamu mungkin lebih baik memanggil kontraktor interior .

Di sisi yang lainnya, meskipun kamu mungkin berpikir bahwa semua yang ingin kamu lakukan ialah mengganti corak serta kain di sebuah ruangan, seorang desainer interior bisa memandang ruang serta memandang begitu banyak barangkali, bahwa kamu tak ingin pernah bermimpi mampu dibayangkan seandainya kamu belum memanggilnya serta berbicara dengannya di rumah maupun kantor kamu.

Perbandingan yang lainnya untuk membantu kamu memahami kelainan antara desainer serta dekorator ialah menyamakan ahli bedah saraf dengan dokter anak. Meskipun ke 2 profesional terlibat dalam bidang kedokteran, keterampilan mereka cukup fokus untuk melaksanakan layanan mereka.

Menurut american society of interior designers (asid), seorang desainer lebih fokus pada gambar keseluruhan ruang, daripada hanya dengan peningkatan visual maupun ambient.

Desainer interior mempunyai bakat untuk mengetahui kapan perombakan ingin menambah serta memperbesar ruang, yang memerlukan pengetahuan menyeluruh tentang konfigurasi dinding, pipa ledeng, pekerjaan listrik, penerangan, mempekerjakan kru konstruksi, serta memilih bahan serta perlengkapan bangunan yang berkualitas, & mengetahui tips merestrukturisasi kamar maupun beberapa kamar. Ini sebabnya desainer interior memerlukan pelatihan khusus serta kepandaian nyata dari proyek desain untuk banyak situasi serta lingkungan.

Tidak hanya ini, dekorator interior kerap lebih fokus pada penentuan kain, sentuhan akhir, perabotan, aksesori, serta pencahayaan. Oleh sebab ini, seandainya kamu ingin sepenuhnya mengerjakan kembali ruang tamu maupun ruang keluarga kamu serta kemudian memperluas ruang hidup kamu dengan meningkatkan dinding untuk kantor rumah, maka kamu ingin ingin menyewa seorang desainer interior. Namun, seandainya kamu hanya ingin menjadi beberapa transformasi halus serta meningkatkan tekstur maupun mural ke dinding, maka duit kamu ingin lebih baik dihabiskan untuk dekorator interior.

Sekarang sesudah kamu mengetahui kelainan antara desainer serta dekorator, kamu semestinya tak merasa terintimidasi oleh para profesional yang ingin membantu kamu mendefinisikan ulang serta mendesain ulang ruang hidup kamu. Melaksanakan penelitian, serta memperoleh pengetahuan untuk menjadi keputusan pembelian yang bijaksana ialah separuh dari perjuangan.

Selanjutnya, kamu ingin mewawancarai 2 maupun tiga desainer interior untuk memandang apakah konsep serta anggaran kamu sejalan dengan profesional yang pada akhirnya ingin mengatasi proyek untuk kamu.