Kenali Dengan Baik Fungsi Card Holder Id Card yang Anda Beli

Membahas ID card tidak akan terlepas dari card holder yang merupakan tempat untuk menyimpan ID card. Card holder bisa berupa dompet, ataupun sekedar wadah kecil transparan yang digantungkan dengan tali. Bahan pembuatan card holder pun berbeda-beda tergantung dari bentuk card holder yang dimiliki. Berikut fungsi dari card holder tergantung dari bentuk dan bahan pembuatnya.

Fungsi Card Holder Pada ID Card Dilihat Dari Bentuk dan Bahan Pembuatnya

 

1. Card holder: dompet kecil

Kenali Dengan Baik Fungsi Card Holder Id Card yang Anda Beli

Berbentuk seperti dompet kecil yang biasanya memiliki lebih dari tiga slot memang biasanya card holder jenis ini di fungsikan sebagai penganti dompet oleh beberapa orang. Biasanya digunakan untuk mengorganisir banyak ID card yang tidak harus selalu diperlihatkan oleh banyak orang seperti KTP, SIM, kartu kredit, kartu debit maupun ID card memer-member lain.

Card holder jenis ini biasanya terbuat dari bahan yang tebal dan awet sehingga memiliki ketahanan yang lebih lama, seperti bahan sintetis, kulit, maupun alumunium, selain itu bahan-bahan tersebut biasanya juga tahan air.

2. Card holder: Identitas perusahaan

Identitas perusahaan

Bentuknya relatif sederhana biasanya hanya satu slot dan transparan dibagian depan agar identitas bisa dibaca dengan mudah. Biasanya digantung menggunakan tali ID card dan dikalungkan pada leher. Selain itu, penggunaan tali juga memberikan rasa lebih nyaman bagi penggunanya disebabkan oleh panjang tali yang cukup untuk melingkari leher. Bahkan jika pengguna memiliki badan yang cukup besar. Sesuai dengan bentuk dan bahan pembuatnya memang biasanya card holder jenis ini difungsikan untuk tempat ID card yang dikhususkan sebagai tanda pengenal agar mudah dilihat oleh orang lain seperti identitas perusahaan, intansi tertentu, ataupun tanda pengenal suatu event tertentu.

Membahas tentang tali ID card ternyata banyak macamnya, salah satu yang paling sering kita jumpai adalah tali lanyard. Tali ini menggunakan jenis kain Polyester dengan tekstur yang lumayan keras. Pasalnya, dengan tekstur ini membuat tali lebih tahan lama dan tidak mudah mengalami kekusutan serta cepat kering jika terkena air. Ditambah lagi, desain lanyard yang bisa mencantumkan nama atau logo perusahan menjadi bahan promosi yang cukup efektif.

Saat ini jenis card holder sudah sangat bervariasi, pilihlah bentuk dan bahan dari Infoproduksi.com untuk card holder sesuai kebutuhan, ketahanan dan keindahan dipandang mata.

Ingin Menulis Artikel Promosi? Ketahui Beberapa Kriteria Penulisannya

Promosi adalah salah satu strategi pemasaran produk yang dilakukan oleh sebuah perusahaan tertentu. Ya, promosi dapat dilakukan melalui beberapa media seperti media cetak, televisi, hingga media online. Akan tetapi, di era digitalisasi ini banyak perusahaan memilih mempromosikan produk yang ia pasarkan melalui media online. Salah satu caranya adalah dengan membuat konten artikel promosi. Beberapa jasa pembuatan artikel ini acap kali menerima pemesanan pembuatan konten artikel promosi. Namun, tidak semua artikel promosi ini memperhatikan kaidah dan kriteria penulisan konten penulisan artikel promosi.

Artikel Promosi

Inilah Beberapa Kriteria Penulisan Konten Artikel Promosi 

Mungkin bagi banyak penyedia jasa pembuatan artikel dan blog seperti http://writterjaya.com untuk kegiatan promosi ini tidak terlalu memikirkan tentang kaidah dan kriteria penulisan konten artikel karena dianggap tidak terlalu penting. Namun, dengan penulisan konten artikel yang telah sesuai dengan kriteria penulisan yang baik dan benar lah yang menjadi konten artikel yang selalu berada di urutan teratas top rating Google sehingga artikel promosi yang telah diposting selalu banyak dibaca oleh pembaca. Maka dari itu, inilah beberapa kriteria penulisan konten artikel promosi. Diantaranya adalah sebagai beriktu :

  • Mampu Mempengaruhi Pola Pikir Pembaca

kriteria pertama dalam penulisan konten artikel promosi adalah mampu mempengaruhi pola pikir pembaca. Ya, seorang penulis konten artikel untuk kegiatan promosi ini diwajibkan mampu mengolah kata sehingga dapat menstimulus pembaca yang awalnya tidak tertarik dengan produk yang dipromosikan, justru akan tertarik dengan produk tersebut setelah membaca artikel promosi yang telah dibacanya.

  • Menggunakan Teknik Penulisan Piramida Terbalik

Kriteria kedua dalam penulisan konten artikel promosi yang kerap tidak digunakan oleh beberapa penyedia layanan jasa pembuatan artikel adalah menggunakan teknik penulisan piramida terbalik. Ya, teknik penulisan piramida terbalik ini adalah teknik penulisan yang selalu menyajikan informasi penting di bagian awal sehingga teknik ini dipercaya mampu menarik pembaca untuk membaca artikel promosi yang telah Anda buat.

Nah, itulah beberapa kaidah dan juga kriteria penulisan konten artikel bertema promosi produk yang perlu untuk Anda ketahui. Apabila Anda sanggup dan mampu menulis konten artikel untuk mempromosikan sebuah produk barang maupun jasa yang Anda sediakan, maka Anda tidak perlu menggunakan jasa pembuatan artikel tentunya.

Penggunaan Gambar Vektor dan Bitmap pada Desain Tali Lanyard

 

Produksicetak.com – Dalam dunia desain grafis penggunaan vektor dan bitmap cukup penting. Seorang desainer grafis dituntut untuk memahami secara bijak dan profesional terhadap penggunaan dua jenis gambar yang berbeda karakter ini. Sebab pemilihan tipe gambar yang berbeda dapat mempengaruhi kualitas hasil produksi. Pada kasus-kasus tertentu penggunaan gambar jenis vektor jauh lebih bagus daripada penggunaan gambar bitmap. Tetapi pada kasus yang lain dominasi gambar vektor justru sangat buruk dibanding dengan gambar bitmap. Apalagi jika diterapkan pada produk tali lanyard.

Penggunaan Gambar Vektor dan Bitmap pada Desain Tali Lanyard

Perbedaan pemilihan jenis gambar ini sangat ditentukan dari desain dan media yang akan digunakan, seperti tali ID card. Seorang desainer yang akan memproduksi poster film tentu akan lebih memilih gambar bitmap dari pada gambar vektor. Sebaliknya sebuah desain tentang tulisan sederhana tentu akan lebih mudah menggunakan vektor daripada bitmap.

Gambar Vektor dan Bitmap dalam Desain Grafis

Gambar tipe vektor lebih cocok digunakan untuk desain yang berbasis tulisan atau garis termasuk di dalamnya kartun 2 dimensi. Penggunaan tipe gambar ini menghasilkan kualitas yang lebih bersih dan lebih tajam daripada yang berbasis bitmap. Aplikasi penggunaan gambar vektor biasanya pada desain yang berbasis tulisan atau bidang seperti kartu nama, faktur, kuitansi, desain sablon, dan desain-desain lainnya yang berbasis tulisan atau gambar geometris. Sehingga desain yang cocok untuk produk tali lanyard haruslah menggunakan gambar jenis vektor.

Pemilihan bentuk gambar vektor pada desain tali lanyard atau tali ID card lebih tepat daripada menggunakan gambar bitmap. Sebab hakikatnya gambar bitmap lebih cocok untuk desain berbasis foto seperti poster film, spanduk berbasis gambar, dan segala sesuatu yang berbasis gambar foto. Sebab gambar bitmap atau raster adalah sebuah gambar yang terdiri dari banyak titik-titik yang sangat banyak dalam satu inchinya. Sehingga cara ini sangat tidak tepat diaplikasikan pada desain berbentuk tulisan. Kalau dipaksakan, gambar bitmap bertipe JPG pada desain tali lanyard dapat mengakibatkan kualitas tulisan menjadi pudar atau crack.

Penting dipahami, bahwa gambar berbasis bitmap lebih cocok menggunakan percetakan sistem digital atau percetakan offset. Percetakan manual seperti sablon akan menghancurkan kualitas hasil cetak dari gambar jenis ini. Sebaliknya gambar vektor dapat diaplikasikan untuk segala jenis tipe percetakan baik digital maupun manual seperti sablon yang hasilnya tetap tajam.